quantisera capital featured image

Strategi Saham Klasik: Apakah Formula Lama Masih Relevan?

Banyak investor dunia percaya bahwa dengan formula sederhana, kita bisa menemukan saham murah, berkualitas, dan bahkan mengalahkan pasar. Tapi pertanyaannya: apakah strategi simpel ini masih relevan di era sekarang?

Morningstar baru-baru ini menguji beberapa formula klasik yang sering dipakai investor, dan hasilnya cukup mengejutkan.

♟️ Popular Stock Picking Formulas

Empat strategi yang diuji antara lain:

  1. Piotroski F-Score – mencari saham undervalued dengan fundamental kuat.
  2. Magic Formula (Joel Greenblatt) – kombinasi saham murah + high return on capital.
  3. Acquirer’s Multiple (Tobias Carlisle) – strategi deep value, fokus beli saham super murah.
  4. Conservative Formula – fokus pada low volatility, good momentum, dan shareholder yield (dividend + buyback).

📐Bagaimana Penelitian Ini Dilakukan

Supaya hasilnya fair dan bisa dipercaya, riset Morningstar menggunakan pendekatan yang cukup ketat:

  • Ruang lingkup saham: hanya saham besar dan menengah (large & mid-cap) dari NYSE, NASDAQ, dan AMEX.
  • Pengecualian: saham micro-cap dan sektor keuangan (bank, asuransi) tidak ikut dihitung.
  • Data: menggunakan database CRSP & Compustat, dengan jeda 6 bulan agar terhindar dari look-ahead bias.
  • Portofolio: setiap formula memilih 40 saham teratas, lalu di-rebalance setiap kuartal.

Dengan cara ini, performa formula benar-benar diuji di kondisi pasar nyata, bukan sekadar hasil simulasi yang bias.


🔬 Hasil Penelitian: Formula Mana yang Paling Unggul?

Jadi, apakah formula-formula ini masih bekerja? Jawabannya: ya, tapi dengan catatan.

  • Acquirer’s Multiple: menghasilkan return mentah paling tinggi.
  • Conservative Formula: lebih stabil, dengan risk-adjusted return terbaik.
  • Magic Formula: punya alpha terbesar setelah disesuaikan dengan risiko pasar.
  • Piotroski F-Score: masih efektif, tapi performanya agak melemah dalam beberapa tahun terakhir.

⚠️ Satu hal penting: sejak tahun 2000, kinerja semua formula cenderung menurun. Kemungkinan besar karena semakin banyak investor yang menggunakan strategi ini, sehingga “keuntungan tersembunyi” mereka tidak sekuat dulu.


🔑 Pelajaran Penting untuk Investor
  • Tidak ada formula yang selalu menang. Setiap strategi punya masa jaya dan masa sulitnya sendiri.
  • Disiplin adalah kunci. Strategi ini hanya berhasil kalau dijalankan konsisten, bahkan ketika performanya sedang lesu.
  • Sesuaikan dengan gaya investasimu:
    • Suka tantangan dengan potensi cuan tinggi → Acquirer’s Multiple atau Magic Formula
    • Lebih nyaman dengan stabilitas dan risiko rendah → Conservative Formula
    • Fokus pada fundamental yang sehat → Piotroski F-Score

So, do simple stock picking formulas still work? Yes, but with a catch. Mereka masih bisa jadi senjata ampuh, tapi jangan berharap hasilnya selalu mulus. Think of it like using Google Maps: bisa kasih arah yang benar, tapi kita tetap harus hati-hati saat nyetir.

Kalau kamu investor yang suka pendekatan systematic, rules-based, dan bisa tahan uji waktu, formula ini bisa jadi bagian penting dari strategi investasi jangka panjang. 🚀📈

Sumber: https://www.morningstar.com/stocks/do-simple-stock-picking-formulas-still-work

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *